Tenang! Ekonomi Indonesia bisa Bertahan dari Dampak Virus Corona, Begini Caranya

Waduh! Begini Dampak Virus Corona Bagi Perekonomian Indonesia
March 6, 2020
Ketahui Jenis-Jenis Influencer Untuk Strategi Marketing Bisnis
March 10, 2020
Show all

Dunia tengah dilanda wabah virus Corona. Penyebaran virus tersebut dipastikan sudah masuk ke Indonesia. Dua warga asal Depok, Jawa Barat, positif terjangkit virus Corona. sedangkan, di beberapa wilayah lainnya terdapat ratusan orang yang diduga terinfeksi virus mematikan ini.

Wabah virus Corona memang nyatanya sudah menggoncang perekonomian dunia termasuk Indonesia. Akibat virus ini kondisi perekonomian di berbagai negara dibuat lesu. Pasalnya, sumber virus berasal dari negara China, yang notabene merupakan raksasa ekonomi dunia. Selama beberapa pekan terakhir, China mengisolasi diri dan memperketat apapun yang keluar dan masuk ke negaranya. Bukan saja China yang menjadi negara asal, hampir seluruh negara juga melakukan proteksi diri dengan melarang warga negara China masuk ke negaranya supaya terhindar dari penyebaran virus Corona. Mereka juga mengeluarkan travel warning, menyetop sementara impor barang dari China, dan melarang penerbangan dari dan ke China.

 

Bagaimana dengan Indonesia?

Mungkin banyak yang bertanya, bagaimana kita mampu bertahan? Apa yang harus dilakukan oleh pemerintah dan pengusaha supaya ekonomi tetap stabil? Wabah virus Corona telah membuat ketidakpastian termasuk dalam perekonomian. Indonesia sebagai negara yang sangat bergantung dengan China sebetulnya mampu bertahan dari ancaman perlambatan ekonomi.

Dikutip dari laman liputan6.com, Direktur DKEM IGP Bank Indonesia Wira Kusuma menyatakan bahwa pemerintah optimis bisa menjaga stabilitas perekonomian nasional. Ia menyebut Indonesia justru memiliki peluang untuk memasarkan komoditas ke negara lain di tengah mewabahnya virus Corona. Indonesia punya kesempatan mengembangkan ekspor dan melakukan impor bukan hanya kepada China. Selama ini, Indonesia terlalu mengandalkan ekspor ke negeri tirai bambu tersebut. Oleh karena itu, tantangan ekspor dalam waktu dekat adalah memperkuat dan memberi nilai tambah sebelum dijual ke luar negeri.

Di samping itu, Indonesia juga bisa mengurangi ketergantungan impor. Efek kondisi saat ini bisa menjadi pelecut untuk menggerakkan produksi dalam negeri dengan mengoptimalkan permintaan konsumsi domestik serta daya beli masyarakat. Wabah virus Corona memaksa semua elemen untuk berinovasi dan mencari kesempatan sehingga bisa bertahan.

 

Indonesia Mampu Bertahan

Dampak virus mungkin membuat banyak pengusaha ketar-ketir memikirkan akan seperti apa kondisi perekonomian negara dalam beberapa waktu kedepan. Namun, sinyal keberuntungan sedikit berpihak kepada ibu pertiwi dari analisis yang diberikan oleh ekonom dunia.

Sebuah survei yang dilakukan Reuters terhadap 77 ekonom dunia terkait efek virus Corona terhadap perekonomian pada 19-25 Februari, menunjukkan bahwa akan terjadi perlambatan ekonomi secara signifikan di sebagian besar wilayah Asia. Beberapa negara seperti Australia, Taiwan, Singapura, Thailand, dan Korea Selatan akan mengalami perlambatan pertumbuhan ekonomi pada kuartal ini. Berbeda dengan lainnya, Indonesia dianggap sebagai negara yang mampu bertahan dari ketidakpastian akibat wabah virus Corona. Indonesia akan mengalami dampak paling kecil dari wabah ini. Namun, diperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya akan tumbuh 4,7 persen tahun ini.

Sementara itu, analisis lain menyebutkan Indonesia mampu bertahan jika pemerintah melakukan strategi yang tepat. Dikutip dari laman cnbcindonesia.com , Ekonom Bahana Sekuritas, Satria Sambijantoro, mengungkapkan ada beberapa hal yang bisa dilakukan pemerintah dalam jangka pendek. Pertama, menstimulasi konsumsi, turis, dan perekonomian daerah dengan pemotongan tiket pesawat. Kedua, menyokong ekspansi korporasi dan konsumsi domestik dengan stimulus pajak. Kemudian ketiga, memfokuskan stimulus fiskal ke bidang-bidang yang memiliki dampak multiplier tinggi bagi perekonomian seperti properti dan perumahan.

Selain itu, pernyataan Presiden Joko Widodo yang berjanji akan memberikan diskon kepada wisatawan mancanegara maupun domestik yang ingin melancong ke sejumlah destinasi wisata Indonesia juga dianggap akan mempengaruhi secara signifikan. Langkah ini senada dengan pandangan ekonom lain bahwa pemerintah perlu menurunkan tarif penerbangan untuk mengundang wisatawan supaya lebih tertarik melakukan perjalanan ke berbagai tempat wisata di Indonesia.

Dengan kata lain, negara masih bisa bertahan dari wabah virus Corona yang sudah merambat pada persoalan ekonomi global. Terlebih lagi, para ekonom juga telah memberikan analisisnya dan masukan kepada pemerintah agar terhindar dari kondisi yang tidak diinginkan oleh masyarakat. Untuk itu, pemerintah diharapkan bisa mengambil keputusan cepat dan memperhitungkan segala kemungkinan yang bisa dilakukan supaya perekonomian nasional tetap berjalan stabil sesuai dengan target yang direncanakan.. Semoga ibu pertiwi selalu aman dan terhindar dari pilihan terburuk.

 

Admin Digital Marketer
Admin Digital Marketer
Digital Marketer merupakan perusahaan digital marketing agency yang mengerti kebutuhan bisnis anda di bidang internet marketing. Tim kami didukung oleh para praktisi digital marketing berpengelaman dan telah bersertifikasi google.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

14 + 19 =

Need Help? Chat with us!
Start a Conversation
Hi! Click one of our members below to chat on WhatsApp